“Nabi Muhammad membenci lagu dan musik”. Itulah salah satu yang menjadi doktrin Kyai Maulana Tahiri (Rasheed Naz) kepada para pengikutnya, khususnya Sarmad (Farwad Khan). Kyai Tahiri menyebarkan ajaran jihad sesat dan melakukan sesuatu dengan mengatasnamakan agama. Sarmad sang korban ajaran jihad sesat itu yang tadinya seorang musisi akhirnya memutuskan berhenti berkarir karena pengaruh dari Kyai Tahiri dan menjadi teroris. Baca entri selengkapnya »

Yamaha Bison

Posted: Oktober 24, 2010 in Uncategorized


DIMENSI
P x L x T : 2.075mm x 780mm x 1.045mm
Jarak Sumbu Roda : 1.334 mm
Jarak Terendah ke Tanah : 160 mm
Tinggi Tempat Duduk : 790 mm
Berat Isi : 137 kg
Kapasitas Tangki Bensin : 12 Liter

MESIN

Tipe Mesin : 4 Langkah, SOHC, 2 Klep, Berpendingin Udara
Jumlah / Posisi Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
Volume Silinder : 153 cm3
Diameter x Langkah : 58.0 x 57.9 mm
Perbandingan Kompresi : 9.50 : 1
Daya Maksimum : 13,73 PS / 7.500 rpm (10,1 kW / 7.500 rpm)
Torsi Maksimum : 13,6 Nm / 6.000 rpm
Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter
Sistem Pelumasan : Basah
Kapasitas Oli Mesin : Total : 1,2 Liter / Penggantian Berkala : 1,0 Liter
Tipe Karburator : (MIKUNI) BS26 x 1
Tipe kopling : Basah, Kopling Manual
Tipe Transmisi : 5 kecepatan (1-N-2-3-4-5)

RANGKA
Tipe Rangka : Diamond
Suspensi Depan : Teleskopik
Suspensi Belakang : Suspensi Monocross
Ban Depan : Tubeless 100/80-17M/C 52P
Ban Belakang : Tubeless 120/70-17M/C 58P
Rem Depan : Cakram
Rem Belakang : Tromol

KELISTRIKAN
Sistem Pengapian : DC C.D.I
Battery : YTZ4V 12V / 3 Ah (MF Battery)
Tipe Busi : NGK / CPR 8EA-9

Biography Jorge Lorenzo

Posted: Oktober 16, 2010 in Moto GP

Name Jorge Lorenzo
Height
Nationality Spanish
Famous For
Date of Birth May 4, 1987
Place of Birth Palma, Majorca, Balearic Islands, Spain
Baca entri selengkapnya »

Biography Valentino Rosi

Posted: Oktober 16, 2010 in Moto GP


Date of Birth 16/02/1979
Place of Birth Urbino, Italy
Nationality Italian
Residence London, UK
Height 182 cm
Weight 59 kg
Marital Status Single
Hobbies Soccer, radio-controlled toys
Total Races GP starts: 174 (114 x MotoGP/500cc, 30 x 250cc, 30 x 125cc)
Victories 84 (57 x MotoGP/500cc, 14 x 250cc, 12 x 125cc)
Pole Positions: 45
Podiums 127
Wins 7 Grand Prix (1 x 125cc, 1 x 250cc, 1 x 500cc, 4 x MotoGP)
First Race 1991
First Grand Prix Malaysia, 1996 (125cc)
First Pole 1996
* correct as of 01.01.2007

Valentino Rossi starts his fourth campaign as a Yamaha Factory Team rider in 2007 with the clear target of recapturing the MotoGP World Championship title after being dethroned by Nicky Hayden last year. After winning two consecutive World Championships with Yamaha in 2004 and 2005, following on from three previous back-to-back title successes, Rossi finished runner-up to the American despite scoring ten podiums and winning five races – more than any other rider. Now the record-breaking Italian, widely regarded as the finest motorcycle racer of his generation, starts the season without the crown to defend for the first time in five years.

Rossi’s five wins in 2006 took his premier-class career tally to 58, leaving him within striking distance of the legendary Giacomo Agostini’s all-time record of 68 – another enticing target for the 2007 season. For the third consecutive campaign Valentino will be ably assisted by his trusted team-mate and great friend Colin Edwards, as the pair apply their highly effective development partnership to Yamaha’s all-new 800cc machine and attempt to regain the Manufacturers’ and Teams’ titles they won together in 2005.

Rossi’s World Championship debut came at the Malaysian Grand Prix in 1996 and he finished his first international season in 9th place with one race win. The following year he became the youngest ever rider to win the 125cc World Championship, winning eleven races along the way with Aprilia. The pattern continued when he moved into the 250cc class, taking second place in his first year before becoming World Champion in 1999, once again with Aprilia.
In 2000 he entered a new phase of his career when he joined forces with Honda in the 500cc class. He proved his worth once again by finishing second, before becoming the last ever 500cc World Champion in 2001. Rossi held onto his crown four the next four consecutive seasons, taking the MotoGP World title in 2002 and 2003, before moving to Yamaha and winning again in 2004 and 2005.

Rossi made history by moving to Yamaha in 2004 and winning the season-opening Grand Prix in South Africa, becoming the first rider in the history of the sport to win back-to-back premier class races for different manufacturers. He went on to win nine out of 16 races, finally clinching the World Championship title, Yamaha’s first for 12 years, with victory at the penultimate Grand Prix in Phillip Island. A final win at the Valencia Grand Prix also ensured that the Yamaha Factory Team won the team title. Rossi followed up that triumph with a season of unprecedented success in 2005, when he successfully defended the title once again with a total of eleven race wins and five pole positions – only finishing off the podium once.

Rossi turned 28 in February 2007 and remains the youngest rider to have won World Championships in all three classes. He continues to have the support of his long-standing Crew Chief, Jeremy Burgess, who moved from Honda to work with him at Yamaha Factory Racing.

One of the most popular members of the paddock, ‘The Doctor’ has a wide fan base all over the world. A keen football fan and an accomplished rally driver, he is based in London between races.

Arti Logo Lemkari

Posted: Oktober 15, 2010 in Olahraga Beladiri

Bentuk dan Gambar

* Bentuk bulat melambangkan persatuan dan kesatuan yang universal dan memberi arti bahwa Baca entri selengkapnya »

DALAM MIHRAB CINTA (DMC)

Posted: Oktober 11, 2010 in Film

Dude Herlino sebagai Samsul Hadi

Syamsul Hadi adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Setamat SMU ia memutuskan melanjutkan pendidikan ke Pesantren untuk memperdalam agama.

Syamsul bertubuh tegap, gagah, lelaki banget, tapi cakep. Wajahnya mengesankan baik dan tulus. Ia juga pandai mengaji, suaranya ketika berbicara enak didengar.

Asmirahdah sebagai Silvie

Silvie adalah mahasiswi UI, gadis berjilbab putri tunggal Bapak dan Ibu Heru yang pengusaha kaya.
Meski anak orang kaya, Silvie tetap bekerja sebagai guru les matematika.
Silvie bertubuh ramping, berjilbab moderen, cantik, lembut dan murah senyum dan tentu pintar.

Utari sebagai Damayanti

Damayanti adalah tunangan dari Burhan.

Meyda Sefira sebagai Zizi

Zidni Ilma atau Zizi adalah putrid bungsu dari Alm. Kyai Miftah, pemilik pesantren Al Furqon.
Zizi bertubuh ramping, berjilbab, cantik dengan tatapan mata yang tegas. Gambaran santri moderen yang mengerti ilmu agama dan teknologi.

Boy Hamzah sebagai Burhan

Burhan adalah anak Jakarta yang nyantri di Kediri. Ia sekamar dengan Syamsul. Burhan bertubuh tinggi tegap, bahkan lebih tinggi dari Syamsul.

Berwajah tampan dan ramah, bertutur kata manis, tapi tatapan matanya culas dan jahat. Sebagai anak pesantren, ia juga bisa mengaji. Ia temperamental dan manipulatif.

Gayanya khas playboy sejati, yang pandai menyanjung perempuan sekaligus membohonginya. Ia womanizer banget, pesonanya bikin perempuan menoleh, tanpa sadar bahwa sedang masuk perangkapnya.

Sania Marwah Sebagai Nadia

Adik dari Syamsul, yang masih duduk di bangku SMU dan yang sangat cinta terhadap kakaknya, dan yakin bahwa kakaknya bukanlah sepertt yang orang katakan.

KETIKA CINTA BERTASBIH-2

Posted: Oktober 11, 2010 in Film

Lulus S-1 dari sebuah perguruan tinggi yang memiliki pengaruh wibawa “kealiman”, tidak menyebabkan Azzam mendapat kemudahan dalam segala urusan. Dia bahkan gamang untuk mendapatkan pekerjaan yang pas. Belum lagi cibiran tetangga yang mengira bahwa lulusan Al-Azhar University otomatis menjadi kiyahi, atau ulama besar. Itu kenapa sang ibu menjadi gelisah, bahkan menyuruh adik Azzam, Husna untuk mencarikan pekerjaan, apa saja yang penting asal kesannya bekerja, keluar dari rumah

Dengan latar belakang pengalaman berwirausaha selama di Mesir, Azzam pun tidak patah semangat untuk membangun usahanya sendiri. Tetapi bagaimana dengan menikah, hal yang selalu disinggung oleh ibunya

Wanita yang ia dambakan, Anna Althafunnisa telah dipinang sahabatnya sendiri. Sedangkan dengan Eliana yang jelas-jelas menaruh hati padanya belum bisa ia terima, karena ia masih mendambakan wanita muslimah. Azzam pun berusaha mencari tambatan hatinya, walaupun cukup banyak hambatan yang ia hadapi, yang kemudian membuatnya hampir putus asa

Bagaimanakah kelanjutan perjalanan cinta dan hidup Azzam? Lalu bagaimana nasib pernikahan Anna & Furqon, mengingat Furqon masih menyimpan rahasia besar dalam hidupnya? Akankah Eliana tergerak hatinya untuk menjadi wanita muslimah seutuhnya dan mendapatkan cinta Azzam?

MEGA FILM KETIKA CINTA BERTASBIH

Posted: Oktober 9, 2010 in Film

MEGA FILM KETIKA CINTA BERTASBIH

Diangkat dari novel mega best seller Asia Tenggara, karya penulis bertangan dingin Habiburrahman El Shirazy. Film yang menceritakan kehidupan tokoh utamanya Khairul Azzam, seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Al-Azhar University, Kairo. Cerita yang bisa menjadi inspirasi bagi kita, ketika melihat bagaimana kerja keras sang tokoh yang menuntut ilmu sekaligus berjuang menghidupi ibu dan adik-adiknya di kampung. Cerita yang juga bisa menuntun kita, ketika melihat usaha dan perjuangan Khairul Azzam dalam menemukan jodohnya dengan tetap selalu teguh berpedoman kepada ajaran agama

Setting filmnya sendiri benar-benar disesuaikan dengan gambaran yang ada di novel. Penonton benar-benar akan dimanjakan dengan pemandangan Kota Kairo, Sungai Nil, Pyramid, Sphinx, Kota Alexandria dengan pemandangan laut Mediterania yang indah, Benteng Qait Bay, dan banyak lagi landscape Mesir yang sangat menarik dalam film ini.

Jenis Film : Drama
Produser : Mitzy Christina, Cindy Christina
Produksi : Sinemart Pictures
Durasi : 120
Pemain :
Kholidi Asadil Alam
Oki Setiana Dewi
Alice Norin
Andi Arsyil Rahman
Meyda Safira
Deddy Mizwar
Ninik L. Karim
Didi Petet
Habiburrahman El Shirazy
Aspar Paturusi
Prof.dr. Din Syamsudin
Slamet Rahardjo
El Manik
Tika Putri
Sutradara : Chaerul Umam
Penulis : Imam Tantowi

 

Para Panitia Halal Bihalal Punggowo Batam

Senin, 04 Oktober 2010 09:19

Halal Bihalal Paguyuban Punggowo
MUKAKUNING (BP) – Warga Jawa di Batam menggelar halalbihalal dan syukuran paguyuban among wargo jowo (Punggowo), Minggu (3/10) di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal. Ribuan orang memadati acara yang dihadiri wakil Gubernur Kepri, Soeryo Respationo ini. Dalam acara tersebut, warga dihibur aneka kesenian Jawa seperti tarian, kuda lumping, rontek Pacitan sampai atrakasi reog Ponorogo. Berbagai spanduk menggugah rasa persaudaraan ditempel di sekitar sport hall tersebut.
Acara ini dihadiri Ketua BP Batam Mustofa Widjaya, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, calon Wali Kota Batam yang diusung PDIP Nada Soraya serta Bupati Kendal Widya Susanti. Bupati Kendal menyempatkan diri bernyanyi dan berjoget bersama menghibur warga. Ketua panitia, Nuryanto, mengatakan, kegiatan ini terselenggara dengan dukungan seluruh paguyuban Jawa di Batam.  ”Kegiatan ini selain silaturahmi, sekaligus syukuran terpilihnya Seorya Respationo sebagai Wakil Gubernur terpilih beberapa waktu lalu,” katanya.
Menurut Cak Nur sapaan Nuryanto, momen halalbihalal tersebut merupakan ajang bertemu, berkumpul, dan bersilaturahmi saling memaafkan antar seluruh warga Batam asal Jawa. ”Membangun kebersamaan kita sebagai masyarakat Jawa di rantau sangat penting,” paparnya.Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo, mengatakan, ia sangat berapresiasi terhadap kekompakan warga Jawa yang berada di Batam. Harapannya, kekompakan ini bisa selalu dijaga. (vie)